Jumat, 10 April 2015

Cermin !!!

Lihat dia yang ada di depanmu.Tubuh yang berdiri tepat di hadapanmu.Tatapan kosong yang memandang matamu tegas.Terlihat tegar namun penuh luka,Kuat namun rapuh.

Lihat dia! Betapa sebenarnya dia ingin marah pada keadaan.Tubuhnya yang menolak sentuhan sebenarnya sangat ingin dekapan.Bibir yang penuh senyuman sebenarnya menyimpan keluh kesah dengan amarah yang ingin mengucap sumpah serapah pada Tuhan.

Lihat dia ! Pandang dengan lebih jelas lagi.Tatap sorot matanya yang tajam itu,lihat betapa sorot mata itu menyimpan kepedihan yang mendalam.Berjuta-juta abjad kesedihan dan air mata masih tersimpan rapi,terlalu gengsi untuk diperlihatkan.

Ayo,pandang dia lebih jelas lagi ! Betapa tubuh dihadapanmu itu penuh luka yang ditutupi dengan bahagia pura-pura.Betapa tangan ringkih yang setia mendekap siapapun yang meminta bantuannya itu sebenarnya sangat ingin digenggam hangat.

Masih belum yakin?Lihat lagi,ayo lebih jelas lagi! Tubuh itu,tubuh dihadapanmu itu terlalu naif mengakui rasa sakitnya.Terlalu gengsi mengeluarkan air matanya.Terlalu wonder woman untuk ukuran manusia.

Dia tak peduli rasa sakitnya.Dia terlalu mengabaikan kebahagiaannya,dan dia...Dia terlalu berjuang untuk sesuatu yang hanya menghasilkan luka.

Bahkan,dia tetap tak peduli.Ketika sahabatnya memergokinya tengah menahan tangis sendirian.Tetap bungkam dan enggan menceritakan apa yang dia rasa pada siapapun.Tetap tak ingin menangis.Meski sahabatnya berucap "Rasa sakit hati itu kamu yang merasakannya sendiri,tidak seperti matahari yang dapat dirasakan semua orang".Dia tetap tak ingin menangis.

Betapa egois seseorang dihadapanmu sekarang?Betapa dia ingin orang yang disayang bahagia tanpa peduli pada kebahagiaannya sendiri.Betapa sebenarnya dia ingin marah,menggunjing,mencaci dan menyumpah separahi semua orang yang menyakitinya.Betapa ingin dia melakukan semua itu!!!

Bahkan kau tak tahu kan?Betapa ingin aku membunuh orang dihadapanmu itu sekarang.Aku begitu benci sifat baikknya,aku begitu benci ketika dia sangat mudah dibohongi dan dipermainkan oleh orang lain.Dan betapa muaknya aku ketika dia yang berdiri dihadapanmu itu dengan tulus memaafkan kesalahan mereka,para pecundang itu.

Kenapa dia menangis sekarang ! Tubuh ringkih dihadapanmu sedang menangis sekarang! Disaat aku bahkan sama sekali tak ingin mendekapnya.Disaat aku sudah terlalu lelah menjadi tumpuan hidupnya.

Aku hanya seonggok daging yang dipanggil "hati" oleh manusia.Organ paling sensitif yang mudah tergores luka.Organ yang selalu didengar manusia apapun yang diucapkannya.Tapi apa yang dilakukan manusia yang tengah berdiri tepat di depanmu itu?Aku selalu diajaknya menahan luka,membiarkan diriku terbentur hingga lebam dimana-mana.Tak pernah didengarkan dan selalu memaksaku untuk ikut berjuang.

Dia,bayangan yang ada di cermin itu bukan kau! Topeng yang memasang senyuman itu sangat ingin aku musnahkan.Aku ingin engkau,bukan bayanganmu yang tengah tersenyum bahagia di cermin itu.

Aku hati manusia biasa.Bukan sosok wonder woman yang tengah terpantul dalam cermin dihadapan kita.

Aku ingin kau menangis,aku ingin kau mencaci.Bukan diam dan seolah-olah tak pernah ada yang tersakiti.

Aku hatimu,satu-satunya sesuatu yang tak akan pernah meninggalkanmu.Sesuatu yang selalu ingin memelukmu.Menenangkan hatimu,dan tak akan pernah membiarkanmu sendiri.Jadi kumohon,berhenti dan lepaskan topeng senyuman itu.

Aku ingin dirimu,bukan bayanganmu dalam cermin itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar